Tepi Laut Biru

aku duduk di haribaan pasir bersama hari,
ketika air laut bertaut
penuh kerinduan
berbagi cahaya dalam terbit mentari pagi abadi

aku bersuka menyambut ombak berpulang,
memecah berderai
mengirimkan buihnya padaku lagi

tapi aku tak’kan takut melambai,
seandainya keindahan ‘kan tiada riak
gelombang kenangan

ke langit utara arus membawa pergi laguku
begitu jauh dan tersiksa
namun masih sempatkan sebelum ombak melarutkan
‘Aku ingin pulang,’ katanya….


-2001-

0 komentar: