(lagi) tentang hujan




Seorang teman pernah mengirimkan SMS:

Jika nanti hujan deras, cobalah kamu keluar

Hitung dan rasakan

Titik-titik air hujan yang banyak itu jatuh dari langit


Sebanyak itulah aku bersyukur telah mengenalmu

sampai saat ini.


Hari ini, dan hari-hari kemarin, hujan terus berjatuhan. Membuat bumi basah. Membuat jalanan kuyup. Aku teringat temanku itu, lalu kukirim SMS:

Aku sedang menatap hujan. Menghitung rinainya.
Mungkin dengan begitu, aku bisa lebih mengerti..

Dia pun mengirimkan balasan:

Adakah bayangan wajahku di antara percikan air hujan?
Hujan, ajarkan aku arti kasih yang sesungguhnya
A
ngin, katakan padanya aku sangat merindukannya


Dan aku, tercenung. Masih menatap hujan itu, terus menghujam bumi.. Betapa inginnya aku mengurai benang kusut ini. Betapa inginnya aku berhenti berlari..

0 komentar: